Kuburaya,23-24 Agustus 2026 Komisi V DPR RI melaksanakan kunjungan kerja spesifik ke Kalimantan Barat untuk meninjau situasi dan kondisi penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Dalam kegiatan ini, Sekretaris Utama BMKG, Bapak Guswanto, S.Si., M.Si., Kepala Biro Perencanaan BMKG, Bapak Haryo Seno Pranandito, S.T., serta Kepala Balai BMKG Wilayah II, Dr. Hartanto, S.T., M.M., turut hadir dalam mendukung upaya penanganan dan mitigasi Karhutla di Kalimantan Barat.

Lahan gambut yang terbakar memiliki tantangan tersendiri dalam proses pemadaman, karena api dapat bertahan dan menjalar di bawah permukaan. Dalam kondisi tersebut, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) menjadi salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk membantu meningkatkan potensi hujan dan membasahi wilayah terdampak. Namun, hingga September, pertumbuhan awan hujan diperkirakan masih relatif rendah. Kondisi ini menjadi tantangan dalam mendapatkan curah hujan yang cukup untuk membantu proses pembasahan lahan, khususnya di wilayah gambut.

Dalam kesempatan ini, Kepala Komisi V DPR RI, Bapak Lasarus, S.Sos., M.Si beserta rombongan juga melakukan kunjungan ke Kantor Operasional BMKG Supadio. Kolaborasi lintas sektor dan dukungan informasi cuaca dan iklim BMKG menjadi bagian penting dalam menentukan langkah mitigasi yang tepat. Edukasi kepada masyarakat perlu terus diperkuat untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya pembakaran hutan dan lahan. Saat kondisi udara terdampak asap Karhutla, masyarakat juga diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker sebagai upaya melindungi kesehatan.