Kubu Raya, 30 April 2026
Hari Kamis, 30 April 2026, Telah dilaksanakan rapat koordinasi bersama stakeholder terkait rencana relokasi AWOS di Bandara Supadio, yang melibatkan BMKG, AirNav Indonesia, dan Angkasa Pura. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan keberlangsungan data meteorologi penerbangan serta meningkatkan aspek keselamatan operasional penerbangan.
Dalam rapat dibahas rencana relokasi AWOS ke sisi barat runway dengan mempertimbangkan kebutuhan infrastruktur seperti sumber daya listrik mandiri (solar panel) serta optimalisasi sistem tanpa ketergantungan pada jaringan fiber optic. Relokasi ini difokuskan pada peningkatan kontinuitas dan keandalan data, sejalan dengan kebutuhan keselamatan penerbangan. Ibu Erika, selaku Kepala Stasiun Meteorologi kelas I Supadio menyampaikan bahwa peralatan AWOS yang terlah beroperasi sejak 2013 perlu dilakukan upgrade dan dalam tujuan menjaga keandalan data juga perlu dilakukan relokasi melihat rencana bersama oleh Bandara Supadio melalui PT Angkasa Pura Indonesia dan menyesuaikan Glad Path Airnav Indonesia.
Stakeholder terkait menyampaikan dukungan terhadap rencana tersebut, dengan catatan penting mengenai kesiapan sistem backup agar operasional AWOS tetap berjalan tanpa gangguan. Selain itu, turut dibahas aspek teknis, regulasi, serta rencana pengembangan bandara ke depan yang menjadi pertimbangan dalam penentuan lokasi relokasi. PT Angkasa Pura cabang Pontianak juga menyampaikan mengenai master plan bandara Supadio yang akan melakukan developtment Bandara seperti penambahan runway dan apron kedepannya.
Sebagai tindak lanjut, disepakati bahwa lokasi relokasi tidak berada di area taxiway dan perlu dilakukan survei bersama guna memastikan kesesuaian teknis dan aspek keselamatan. Melalui sinergi dan kolaborasi yang baik antar stakeholder, diharapkan langkah ini dapat mendukung peningkatan kualitas layanan meteorologi penerbangan serta menjamin keselamatan penerbangan yang optimal.