POTENSI HUJAN DI KALBAR MASIH RENDAH, WASPADAI DAMPAK KARHUTLA

Pontianak, Kamis 01 Agustus 2018.

Berdasarkan prakiraan curah hujan bulanan, sebagian besar wilayah Kalimantan Barat pada bulan Agustus 2019  dalam kategori rendah. Diprakirakan bulan Agustus 2019 juga sebagai puncak musim kemarau di wilayah zona musim di Kalbar. Prakiraan potensi hujan menunjukkan satu minggu ke depan masih sangat rendah. Prospek potensi hujan mingguan juga mengindikasikan pada minggu ke-1 hingga minggu terakhir bulan Agustus 2019 potensi hujan masih rendah.

Rendahnya potensi hujan ini mengindikasikan potensi kemudahan kebakaran hutan/lahan di Kalbar dalam kategori mudah hingga sangat mudah. Pantauan jumlah hotspot (titik panas) menunjukkan telah terjadinya peningkatan  yang signifikan. Pantauan alat kualitas udara PM10 yang dipasang di Stasiun Klimatologi  Mempawah menunjukkan kualitas udara sudah pada kategori SEDANG pada tanggal 1 Agustus 2019. Pantauan Jarak pandang menunjukkan sudah mulai terjadinya penurunan yang diakibatkan asap yaitu di Supadio (Kab. Kubu Raya) dan  Kota Pontianak.

Sehubungan dengan masih rendahnya potensi hujan di Kalbar pada bulan Agustus 2019 ini, dihimbau kepada Masyarakat di Kalimantan Barat antara lain :

1.  Tidak melakukan aktifitas pembakaran hutan / lahan.  2.   Selalu menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi air putih secara cukup dan mengenakan masker.  3. Mengantisipasi dampak yang yang bisa terjadi pada sektor apapun akibat gangguan adanya asap dan rendahnya potensi hujan.

Bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini, BMKG Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak  membuka layanan informasi cuaca 24 jam dapat menghubungi melalui : •  call center 0561 - 721142 ; •  http://kalbar.bmkg.go.id; •  follow Fanspage Facebook dan  Instagram :  @infoBMKGKalbar; •  atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat.

Kepala Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak

Erika Mardiyanti, S.Kom., M.Si.