PELATIHAN PUBLIC SPEAKING DI STASIUN METEOROLOGI SUPADIO PONTIANAK

Selasa, 30 April 2019

Dalam rangka peningkatan kualitas informasi layanan informasi cuaca dan iklim di Kalimantan Barat, Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio Pontianak menyelenggarakan Pelatihan Public Speaking yang dihadiri oleh para pegawai di Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak, Stasiun Klimatologi Mempawah, dan Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak. Kegiatan ini juga sebagai bentuk nyata Perjanjian Kerjasama (PKS) antara Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak dengan RRI Pontianak. Narasumber pada pelatihan ini adalah Ibu Mariyani selaku Kasi PEP Bidang Siaran Radio Republik Indonesia (RRI) Pontianak dan Bapak Tan Abdul Malik selaku Kasi Teknik Studio dan Media Baru Bidang TMB Radio Republik Indonesia (RRI) Pontianak.

 

Narasumber menyampaikan bagaimana art of public speaking. Penyampaian informasi cuaca yang sudah berlangsung saat ini secara umum sudah cukup bagus, namun perlu peningkatan di beberapa aspek antara lain : peningkatan power, ketenangan / tidak terburu-buru, intonasi atau jangan datar nadanya, perlunya penekanan khususnya dalam penyampaian informasi peringatan / warning, perlunya berimprovisasi supaya terdengar lebih friendly oleh masyarakat. Selain teknis penyampaian informasi oleh Prakirawan perlu juga ditingkatkan kualitas perangkat audio seperti penggunaan telepon hybrid. 

 

Para peserta setelah mendengarkan materi langsung mempraktekkan penyampaian prakiraan cuaca, cuaca kelautan dan prakiraan iklim. Masing-masing peserta mendapatkan koreksi kekurangannya. Pada penyampaian ke 2 terlihat peningkatan kualitas penyampaian informasi oleh peserta, seperti peningkatan power, intonasi yang lebih baik, dan lebih tenang.

 

Selain teknis tentang penyampaian informasi prakiraan cuaca, juga dilakukan pelatihan bagaimana seni saat menjadi MC yang baik untuk acara formal dan informal. Narasumber menjelaskan cara menghilangkan nervous, keharusan mengenal kondisi acara supaya tidak salah menyebut tamu-tamu penting dan sebagainya. Peserta diberikan kesempatan praktek langsung sehingga terlihat kekurangannya untuk perbaikan ke depan.