BMKG Siap Dukung Pelaksanaan Posko Angkutan Lebaran 2019

Jakarta - Senin (22/4), Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di dampingi Sekjen Kemenhub Djoko Sasono dan Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi membuka Rapat Koordinasi Kesiapan Angkutan Lebaran 2019, di Ruang Nanggala Kementerian Perhubungan, Jakarta.

Rapat Koordinasi mengagendakan tentang kesiapan angkutan lebaran tahun 2019 (1440 H) dari masing-masing instansi terkait, Sinkronisasi Angkutan lebaran dan kesiapan sarana dan prasarana terkait angkutan Lebaran.

Rakor Kesiapan Angkutan Lebaran 2019 dihadiri oleh perwakilan dari Kemenhub, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, kepolisian, Basarnas. BNPB, BUMN, BMKG dan asosiasi angkutan. Rapat ini merupakan rapat koordinasi awal dengan masing-masing sektor terkait yang akan dijadwalkan berikutnya.

"Hari ini kami mengumpulkan para stakeholder untuk mempersiapkan kegiatan mudik. Oleh karenanya kami secara intensif melibatkan stakeholders yang terdiri dari Polri, Pemda, Kementerian PUPR, BUMN, kesehatan, basarnas, BMKG dan sebagainya. Ini agar masing-masing pihak mempersiapkan diri dengan baik," kata Menhub Budi Karya.

Budi memperkirakan moda transportasi darat dan udara akan populer digunakan masyarakat. Dia meminta semua stakeholder mempersiapkan pelayanan terbaik.

"Kalau dilihat secara umum bahwa kegiatan mudik itu akan masif di udara dan darat. Di udara karena kegiatan kita antar pulau mengharuskan masyarakat naik pesawat dan juga darat apalagi dengan adanya jalan tol," jelasnya.

Menurutnya, dengan kerja sama dan sinergi yang baik, kita optimis angkutan lebaran tahun 2019 akan lebih baik dan selamat.

Pada Kesempatan itu, Deputi Bidang Meteorologi BMKG Mulyono Rahardi Prabowo menyampaikan Siap mendukung pelaksanaan Posko Lebaran tahun 2019 baik di Tingkat Pusat (Kantor Pusat BMKG dan Posko Gabungan di Kantor ASDP Pelabuhan Merak maupun Tingkat Propinsi (UPT BMKG di setiap Provinsi).

"BMKG akan memberikan Layanan dan Produk Informasi Cuaca, Prakiraan Cuaca pada saat Ramadhan dan Sistem Diseminasi Informasi Cuaca", tutur Prabowo.